Membandingkan Solar Panel Dengan PLN

Untuk menghitung biaya penghematan menggunakan solar panel dibandingkan dengan listrik PLN (Perusahaan Listrik Negara) di wilayah Jakarta dan sekitarnya, perlu memperhatikan beberapa faktor, termasuk biaya awal instalasi, potensi penghematan energi, tarif listrik PLN, dan periode pengembalian investasi. Perlu dicatat bahwa estimasi ini bersifat umum dan dapat bervariasi tergantung pada sejumlah faktor, seperti orientasi panel surya, kemiringan atap, efisiensi panel, dan fluktuasi harga listrik. Selain itu, harga peralatan dan instalasi solar panel dapat berubah seiring waktu.

 Langkah-langkah untuk Menghitung Biaya Penghematan:

 1. Biaya Instalasi Solar Panel:

   – Harga solar panel per watt: Harga per watt dapat bervariasi, tetapi sebagai perkiraan umum, anggaplah sekitar IDR 6,000 hingga IDR 8,000 per watt.

   – Kapasitas sistem: Tentukan kapasitas sistem solar panel dalam kilowatt (kW) yang diinginkan. Sebagai contoh, anggaplah kapasitas sistem adalah 5 kW.

    Contoh Perhitungan:

   Harga per watt x Kapasitas sistem

   (IDR 7,000 per watt) x (5 kW) = IDR 35,000,000

      Sebagai catatan, harga per watt dapat berfluktuasi, dan biaya instalasi dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti lokasi instalasi dan pemilihan peralatan.

 2. Penghematan Energi Tahunan:

   – Produktivitas panel surya: Anggaplah bahwa sistem panel surya menghasilkan sekitar 4-5 jam efektif penuh per hari, atau 1,460-1,825 jam per tahun.

   – Efisiensi sistem: Hitung efisiensi sistem dengan mengalikan produktivitas panel surya dengan kapasitas sistem.

    Contoh Perhitungan:

       Jam efektif penuh per tahun x Efisiensi sistem

   (1,650 jam per tahun) x (80% efisiensi) = 1,320 jam

 3. Penghematan Energi Tahunan dalam Kilowatt-Jam (kWh):

   – Konversi efisiensi menjadi kWh dengan mengalikan penghematan energi tahunan dengan kapasitas sistem.

    Contoh Perhitungan:

       Penghematan energi tahunan x Kapasitas sistem

   (1,320 kWh) x (5 kW) = 6,600 kWh

 4. Penghematan Biaya Listrik Tahunan:

   – Tarif listrik PLN: Temukan tarif listrik PLN per kWh. Anggaplah tarif ini sekitar IDR 1,500 per kWh.

   – Hitung penghematan biaya listrik dengan mengalikan penghematan energi tahunan dengan tarif listrik.

    Contoh Perhitungan:

       Penghematan energi tahunan x Tarif listrik PLN

   (6,600 kWh) x (IDR 1,500 per kWh) = IDR 9,900,000

 5. Periode Pengembalian Investasi (Return on Investment – ROI):

   – Hitung periode pengembalian investasi dengan membagi biaya instalasi solar panel dengan penghematan biaya listrik tahunan.

    Contoh Perhitungan:

       Biaya instalasi / Penghematan biaya listrik tahunan

   (IDR 35,000,000) / (IDR 9,900,000) = 3.54 tahun

Dalam contoh ini, periode pengembalian investasi adalah sekitar 3.54 tahun. Jika umur ekonomis sistem panel surya lebih lama dari periode ini, maka pengguna dapat mengharapkan penghematan biaya listrik yang signifikan setelah periode pengembalian investasi.

Perlu diingat bahwa perhitungan ini bersifat umum, dan faktor-faktor seperti perubahan harga listrik, pemeliharaan sistem panel surya, dan peningkatan efisiensi panel dapat memengaruhi hasil akhir. Sebaiknya, konsultasikan dengan ahli energi terbarukan atau penyedia panel surya lokal untuk estimasi yang lebih akurat dan spesifik sesuai dengan kondisi tempat tinggal Anda.

Layanan lain : Pengembang Perumahan, Pengembang rumah jogja, perencana rumah, rencana gedung bertingkat, desain rumah tinggal, Kontraktor rumah, Kontraktor bangunan, Pemasaran rumah, realtor, solar panel, hemat energi untuk bangunan anda, smart home, smart building, IOT for your home, decorative concrete, beton hias, cleaning service rumah tinggal, baju daster untuk dirumah, handuk untuk mandi, handuk untuk hotel, handuk mewah, Taman modern rumah di perkotaan, urban garden

Join The Discussion

Compare listings

Compare